Akhir-akhir ini, makin banyak orang yang tertarik pasang lift rumah. Sebagai orang yang sering ngulik soal lift, penting banget buat lebih jeli, apakah harga lift rumah yang ditawarkan memang sesuai dengan kualitas dan kebutuhan?
Soalnya, pilihan teknologinya macem-macem: ada yang pakai sistem hydraulic, screw-drive, atau traction. Belum lagi dari segi brand, mulai dari Cibes, Orkanda, Otis, Aritco, Kalea sampai Ascenda. Tiap brand punya keunggulan dan kelebihannya sendiri.
Nah, di artikel ini, kami mau kasih beberapa hal penting yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih dan membandingkan harga dari berbagai brand lift rumah.
1. Harga Lift Rumah dari Jenis Teknologi Lift
Pertama, yang paling berpengaruh ke harga adalah jenis lift yang dipakai. Umumnya ada tiga jenis nih:
-
Lift Traksi

Kalau yang ini pakai sistem kabel dan katrol. Mirip-mirip dari sisi konsumsi energi dengan lift hidrolik, dengan motor mesin 5.5 kw, dan kapasitas listrik hingga 1.500 – 3.500 Watt. tapi biasanya butuh ruang lebih besar. Karena teknologinya lebih rumit, harga lift rumah tipe traction bisa menjadi lebih murah apabila sudah terdapat shaft yang ada di rumah tersebut.

Adapun harga dari lift traksi berada di kisaran Rp350.000.000 – Rp. 400.000.000. Otis, Aoyama Elevator, TK, dan Liberty Elevator termasuk brand yang pakai teknologi ini.
Meski harga liftnya lebih murah dibanding screw drive, teknologi ini butuh ruang lebih besar untuk mesin dan panel listrik. Selain itu, bisa merusak pondasi rumah, jadi lebih sering dipakai di perkantoran.

-
Lift Hidrolik
-
Screw-Drive Lift

After Sales dan Maintenance Lift Rumah
Selain dari jenis teknologi (hidrolik, traksi, screw-drive), anda harus tahu kalau harga lift rumah juga ditentukan oleh after sales dan maintanance. Lift traksi umumnya pakai model bisnis ala razor and blades—jual rugi di awal untuk harga lift dan pemasangan supaya terlihat menarik di mata pembeli. Tapi strategi ini punya “udang di balik batu”: setelah pengguna terikat, mereka mulai ambil keuntungan dari biaya servis rutin dan penggantian suku cadang. Jadi meskipun awalnya terasa murah, biaya perawatan jangka panjangnya bisa jauh lebih besar dan jadi sumber pemasukan utama bagi penyedia lift.

Dari banyak pilihan brand, cuma Cibes Lift Group yang jadi prinsipal resmi di Indonesia dengan teknologi dan kustomisasi langsung dari pabriknya. Jadi, pastikan Anda pilih yang benar-benar terpercaya.
Jadi, Berapa Harga Lift Rumah?
Jawabannya: tergantung. Namun untuk kisarannya:
1. Lift Traksi
- Kisaran harga: Rp. 350.000.000 – Rp. 500.000.000
- Kelebihan: Stabil dan cocok untuk rumah bertingkat besar
-
Kekurangan: Butuh ruang mesin khusus, belum termasuk beberapa komponen, dan biaya modernisasi yang tinggi
2. Lift Hidrolik
- Kisaran harga: Rp. 320.000.000 – Rp. 500.000.000
- Kelebihan: Harga tergantung kapasitas, fitur, jumlah lantai, dan merek
- Kekurangan: Perlu ruang mesin dan perawatan rutin
3. Lift Screwdrive
- Kisaran Harga: mulai dari Rp. 500.000.000 ke atas
- Kelebihan: Compact, tanpa ruang mesin, instalasi mudah, dan di generasi 4–5 dilengkapi motor pintar, rel minim gesekan, IoT, sensor 2N, serta sertifikasi internasional untuk perjalanan halus, aman, dan terhubung ke smart home.
- Kekurangan: Lebih mahal
Tergantung jenisnya, teknologi, kapasitasnya, fiturnya, dan kondisi rumah Anda juga. Makanya, penting banget buat konsultasi dulu sebelum ambil keputusan. Teknologi screw-drive terutaam
Kalau masih bingung atau pengen tahu estimasi harga lift rumah yang paling cocok buat anda. Dari berbagai perbandingan dari segi teknologi lift, bisa banget kasih pendapat di kolom komentar!


